Luka yang tergores kembali

Jumat, 06 Mei 2011.
Hujan turun membasahi kota subang dari sore sampai malam, dan saat hujan pun reda, gemuruh angin membuat rusuk tulang pun merasa kedinginan. disuasana pinggir jalan sebuah celotehan riang menghiasi sebuah tongkrongan ku bersama teman. irama gitar seakan menghibur keluh kesah hati ini. lagu pun bergulir dan berganti,dan saat seorang teman mendengdangkan sebuah lagu Last Child  yang berjudulkan Diary Depresiku. dan aku pun mulai terdiam termenung akan lirik yang merobek hati dan membuat hati pun tersentuh dengan irama dan lagu. sebuah lagu yang berlirikan :

Malam ini hujan turun lagi
Bersama kenangan yang ungkit luka di hati
Luka yang harusnya dapat terobati
Yng ku harap tiada pernah terjadi

Ku ingat saat Ayah pergi, dan kami mulai kelaparan
Hal yang biasa buat aku, hidup di jalanan
Disaat ku belum mengerti, arti sebuah perceraian
Yang hancurkan semua hal indah, yang dulu pernah aku miliki

Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan

Mungkin sejenak dapat aku lupakan
Dengan minuman keras yang saat ini ku genggam
Atau menggoreskan kaca di lenganku
Apapun kan ku lakukan, ku ingin lupakan

Namun bila ku mulai sadar, dari sisa mabuk semalam
Perihnya luka ini semakin dalam ku rasakan
Disaat ku telah mengerti, betapa indah dicintai
Hal yang tak pernah ku dapatkan, sejak aku hidup di jalanan

Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan...


Dia menyanyikan dengan jeritan hati dan penghayatan yang hadir dalam lubuk hatinya, aku pun tersentuh dengan mendengarkan semua itu. " kawan apa yang kau rasakan saat ini, sama dengan apa yang aku harasakan. memang sulit untuk lari dari kenyataan dan takdir yang sangat menyakitkan ini. namun apakah kita akan selalu terhanyut dalam kesedihan ini? berdirilah kawan sambut rangkulan tangan ku ini, kita kan melangkah bersama songsong hari esok yang akan membuat rasa sakit ini menjadi sebuah harapan manis yang kita impikan"..

beruntunglah kalian semua dengan kebersamaan keluarga kalian, sebuah do'a akan ku ucapkan agar semua nya selalu kekal dalam kebersamaan keluarga yang membuat suasana yang menggembirakan.

Comentários:

Posting Komentar

 
x-vansliber © Copyright 2010 | Design By Gustira Ikhsan|vansliber |